Harga saham LSIP: atrium kebun Lonsum di lantai dasar
Papan direktori · Lantai dasar · Atrium kebun
- Unit
- LSIP nomor ruang denah LG-01
- Penyewa
- PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Lonsum)
- Pengelola
- PT Salim Ivomas Pratama Tbk, sekitar 59,51% halaman komposisi pemegang saham situs resmi Lonsum, dibaca September 2026
- Berdiri
- 1906, oleh perusahaan dagang Harrisons & Crosfield dari London
- Buka di bursa
- 5 Juli 1996 · Papan Utama sumber: daftar emiten di Wikipedia bahasa Indonesia
- Jumlah saham
- 6.819.963.965 lembar setelah penarikan saham treasuri, 5 September 2024
- Etalase: apa yang ditanam Lonsum
- Riwayat pembangunan gedung
- Pengelola: dua lapis grup
- Kotak dividen LSIP
- Harga saham LSIP hari ini
- Jalur eskalator ke rekening efek
- Rambu risiko khusus unit ini
- Tanya jawab
Atrium di lantai dasar denah kami tidak punya kasir. Pengunjungnya justru adalah hasil panen yang kelak diolah menjadi barang di lantai atas. Itulah posisi saham LSIP: perusahaan kebun yang usianya lebih dari seabad dan kini berada di bawah payung grup pangan besar.
Etalase: apa yang ditanam Lonsum
Situs resmi Lonsum menyebut kegiatan utamanya: pemuliaan tanaman, penanaman, panen, pengolahan, dan penjualan produk kelapa sawit, karet, benih sawit, kakao, dan teh. Ringkasan Wikipedia bahasa Indonesia mencatat, per 31 Desember 2020, luas areal yang dikelola sekitar 116.053 hektare yang tersebar di Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi, dan Jawa.
Lonsum juga punya pusat riset bernama Sumatra Bioscience di Bah Lias. Unit ini penting karena benih sawit adalah produk yang dijual ke pekebun lain, bukan sekadar bahan tanam untuk kebun sendiri. Di laporan keuangan, perhatikan pemisahan antara pendapatan dari produk kebun dan dari penjualan benih.

Riwayat pembangunan gedung
- 1906 — Harrisons & Crosfield membuka perkebunan di sekitar Medan; komoditas awalnya karet, teh, dan kakao.
- 1980-an — Kelapa sawit mulai ditanam.
- 1995 — Usaha meluas ke Sumatra Selatan.
- 1996 — Penawaran umum perdana 38.800.000 saham dengan harga Rp4.650 per lembar, kemudian tercatat di bursa.
- 16 Juni 1997 — Saham bonus dari kapitalisasi agio saham.
- 2004 — Beberapa kali penerbitan saham baru dari konversi utang dan obligasi wajib konversi.
- 2007 — Indofood Agri Resources, melalui Salim Ivomas Pratama, mengambil alih Lonsum.
- 28 Januari 2011 — Pemecahan nilai nominal dari Rp500 menjadi Rp100 per saham.
- 2013 dan 2024 — Pembelian kembali 2.900.000 saham pada 2013, lalu saham treasuri itu ditarik pada 5 September 2024.
Data pencatatan saham diambil dari halaman riwayat pencatatan di situs resmi Lonsum; sisanya dari Wikipedia bahasa Indonesia.
Pengelola: dua lapis grup
Pemegang saham terbesar LSIP adalah PT Salim Ivomas Pratama Tbk, yang sendiri merupakan emiten di bursa dan bagian dari grup Indofood Agri Resources. Artinya pemegang saham publik Lonsum berada di lapisan bawah rantai kepemilikan. Keputusan besar seperti belanja modal atau porsi dividen perlu dilihat dalam konteks kebutuhan grup, bukan hanya kebutuhan Lonsum sendiri. Porsi publik yang tercatat di situs resmi Lonsum sekitar 40%.
Kotak dividen LSIP
Tabel berikut disalin dari halaman dividen situs resmi Lonsum, dibaca pada September 2026:
| Tahun buku | Dividen per saham | Tanggal bayar |
|---|---|---|
| 2025 | Rp83 | 24 Juli 2026 |
| 2024 | Rp65 | 18 Juli 2025 |
| 2023 | Rp39 | 25 Juli 2024 |
| 2022 | Rp53 | 21 Juli 2023 |
| 2021 | Rp51 | 19 Agustus 2022 |
Pola naik-turunnya terlihat jelas: tahun buku 2023 lebih rendah dari tahun sebelumnya, lalu naik lagi dua tahun berturut-turut. Pada emiten kebun, laba sangat dipengaruhi harga jual hasil panen, sehingga dividen jarang bergerak lurus. Contoh hitung sederhana: pemilik 10 lot (1.000 lembar) pada tanggal pencatatan untuk tahun buku 2025 berhak atas Rp83 × 1.000 = Rp83.000 sebelum pajak.
Harga saham LSIP hari ini
Kata kunci “lsip saham hari ini” dan “harga saham lsip hari ini” mencari angka yang hanya valid pada detik itu. Aplikasi sekuritas menampilkan harga berjalan; situs bursa menampilkan ringkasan per tanggal; situs Lonsum punya halaman harga saham yang bisa dipakai sebagai pembanding. Selalu catat jam dan tanggal setiap kali menyalin harga, terutama bila Anda membandingkannya dengan harga komoditas pada hari yang sama.
Jalur eskalator ke rekening efek
Pembelian LSIP berjalan seperti saham lain: rekening efek dan RDN di sekuritas anggota bursa, nomor identitas investor, setoran dana, lalu pesanan dalam lot (100 lembar). Bila tujuan Anda dividen, pahami bahwa hak dividen ditentukan oleh kepemilikan pada tanggal pencatatan, bukan tanggal pembayaran.
Rambu risiko khusus unit ini
- Harga hasil panen. Pendapatan bergantung pada harga pasar produk sawit dan karet yang ditentukan di luar kendali perusahaan.
- Cuaca dan umur pohon. Kemarau panjang dan pohon tua menurunkan produksi; tanam ulang butuh waktu bertahun-tahun sebelum berbuah.
- Kepemilikan berlapis. Kepentingan induk bisa berbeda dengan kepentingan pemegang saham minoritas.
- Aturan ekspor dan lingkungan. Perubahan kebijakan pemerintah atau standar pembeli luar negeri dapat memengaruhi biaya dan harga jual.
Dividen LSIP di masa lalu bukan janji untuk masa depan, dan halaman ini bukan anjuran membeli atau menjual. Nilai saham kebun bisa turun bersama harga komoditas.
Tanya jawab
LSIP itu saham perusahaan apa?
LSIP adalah kode PT PP London Sumatra Indonesia Tbk atau Lonsum, perusahaan perkebunan kelapa sawit, karet, kakao, dan teh yang juga menjual benih sawit. Pengendalinya adalah PT Salim Ivomas Pratama Tbk.
Di mana mengecek harga saham LSIP hari ini?
Gunakan aplikasi sekuritas berizin OJK untuk harga berjalan, atau data perdagangan harian di situs Bursa Efek Indonesia. Situs resmi Lonsum juga punya halaman harga saham, tetapi perhatikan waktu pembaruannya.
Berapa dividen LSIP terakhir?
Menurut halaman dividen di situs resmi Lonsum, dividen untuk tahun buku 2025 sebesar Rp83 per saham dan dibayarkan 24 Juli 2026. Angka ini tidak menjamin pembagian berikutnya.